Istilah Ulul Albab berasal dari dua kata dalam bahasa Arab, iaitu Ulu (yang memiliki; pemilik) dan Albab (jamak dari lubb yang bererti inti, sari, otak, atau akal murni). Imam IbnKathir berkata: “(Ulul albab) ialah mereka yang memiliki akal yang sempurna lagi bersih, yang mampu mengetahui hakikat tentang banyak perkara secara jelas dan terang. Mereka bukan golongan yang tuli, bisu serta tidak berakal.” Di dalam Al-Quran, Allah SWT menyebut istilah Ulul Albab sebanyak 16 kali dalam berbagai surah. Melalui penyebutan ini, Al-Quran tidak sekadar merujuk pada orang yang cerdas secara intelektual (rasional), tetapi juga mereka yang memiliki kesedaran spiritual dan emosional yang tinggi.Karya ini menghimpunkan analisis dan pandangan ulama pada semua 16 ayat berkaitan UlulAlbab. Pembaca dapat memahami apakah karakter dan bagaimana cara berfikir Ulul Albabyang dimaksudkan oleh Al-Quran. Sesungguhnya, hanya mereka yang menguasai cara fikir yang betul dapat memahami agama dengan benar.